Sinkretisme dalam Ritual Cok Bakal pada Kebudayaan Masyarakat Jawa
Keywords:
Cok bakal, Sinkretisme, Teologi Enkulturasi.Abstract
Hasil dari kebudayaan dikemas dalam sebuah tradisi yang salah satunya bernama cok bakal atau sebuah ritual yang beranjak dari perwujudan rasa syukur atas akan dilaksanakannya waktu musim panen padi. Cok bakal tersebut berbentuk dari daun pisang yang di dalamnya berisi beberapa macam makanan khas, macam jenis bunga, dan rempah-rempah dapur yang nantinya akan ditaruh di bagian sudut lahan pertanian- disertai dengan doa-doa yang dipimpin oleh seorang yang dianggap mempunyai otoritas. Permasalahan yang penulis angkat dari penelitian ini, pertama, bagaimana bentuk ritual cok bakal yang menjadi sarana penyampaian rasa syukur mereka sebelum musim panen padi ? kedua, bagaimana korelasi antara budaya cok bakal dengan konteks keyakinan terhadap konsep ketuhanan ? Beranjak dari pertanyaan tersebut, penelitian ini mencoba untuk mengetahui bentuk sinkretisme dalam ritual cok bakal dan hubungannya terhadap kepercayaan masyarakat Jawa. Cok bakal sendiri bermakna, cok yang berarti (cikal) dan bakal berarti (permulaan) atau gacok bakal yang bermakna simbol dari adanya permulaan yang didalamnya melibatkan sistem kepercayaan antara hubungan manusia dengan Tuhan. Metode yang penulis gunakan dalam penulisan ini berupa library research dengan jenis data teks dan riset tertulis sebelumnya. Dalam ranah teologi, kepercayaan ini menjadi bentuk aplikatif dari perwujudan rasa syukur atas rejeki yang diberikan oleh Tuhan. Keterlibatan makna berkah dan keselamatan menjadi bagian yang tidak bisa terlepas dari kehidupan mereka, hal tersebut menjadi bukti keharmonisan antara manusia sebagai wayang dengan sang dalang yakni Tuhan yang sebagai pembuat lakon atas kehidupan di dunia. Temuan dari penelitian ini akan menghasilkan kesimpulan bahwa ritual cok bakal masih kental akan unsur budaya Hindu jika dilihat proses pelaksanaannya. Sedangkan terdapat enkulturasi yang masuk dalam ritual tersebut berupa masuknya unsur agama Islam dengan ditandai adanya doa-doa Islam yang sudah melebur bersama doa-doa Jawa.
Downloads
References
Atosokhi. Antonius, “Enculturation Pada Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Prilaku Budaya Individu” dalam Jurnal Humaniora Vol.2 No.01 April, (2011).
Azra Azyumardi, “Cultural Pluralism in Indonesia: Continuos Reinventing of Indonesian Islam in Local, National and Global Contextx” Dalam Annual Conference of Islamic Studies (AICIS), Banjarmasin.
Beatty. Andrew, “Varieties of Javanese Religion: An Anthropological Account” (Cambridge: cambrige Press, 2005) 47-48.
Clifford. James, “The Predicament of Culture: Twentieth Century Etnhography, Literature, and Art.” (Cambridge: Harvard Press, 1988).
Endraswara. Suwardi, Mistik Kejawen Sinkretisme, Simbolisme, dan Sufisme dalam Budaya Spiritual Jawa (Yogyakarta: Narasi Press, 2004).
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada “Antropologi” 09 Januari 2016, https://fib.ugm.ac.id/akademik/program-sarjana/antropologi Diakses pada 20 November 2022.
Geertz. Cliffort, Abangan, Santri, dan Priyayi (Jakarta: Grafindo 1989).
Harjoso, Pengantar Antropologi (Bandung: Unpad Press, 1964).
Harjowirogo. Marbangun, Manusia Jawa (Jakarta: Intidayu Press, 1984).
Haviland. William A., Antropologi terj. Seokadijo, (Jakarta: Erlangga, 1988).
Hendriawan. Nandang, “Proses Enkulturasi Sebagai Pendidikan Kecakapan Hidup Pada Masyarakat Kampung Naga Tangerang”, dalam Jurnal Siliwangi Vol.3 No.01, (2017).
Husni. Muhammad, Pendidikan Agama dan Kebudayaan, (Sumatera: Padang Press, 2016).
Inibaru ID, “Sesajen, Cok Bakal, dan Ubo Rampe” 09 Desember 2020, https://inibaru.id/tradisinesia/sesajen-cok-bakal-dan-ubo-rampe-apa-bedanya diakses pada 21 November 2022.
Joseph A. Devito, Komunikasi Antar Manusia (Tangerang: Karisma Publishing, 2011).
Khali. Ahmad, Islam Jawa dalam Etika dan Tradisi Jawa (Malang UIN Malang Press, 2008)
Koentjaraningrat, Antropologi Kebudayaan (Jakarta: Aksara Baru, 1976).
______________, Antropologi Social (Jakarta: Dian Rakyat, 1990).
______________, Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal (Jakarta: Mizan, 2002)
______________, Kebudayaan Jawa (Jakarta: Balai Pustaka, 1984)
______________, Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan (Jakarta: Gramedia, 1990)
______________, Manusia dan Kebudayaan di Indonesia (Jakarta: Djambatan, 2004).
Krismiati dkk, “Sinkretisme dalam Ritual Cok Bakal Masyarakat Desa Sungai Baung Kabupaten Pali” dalam Jurnal El-Fikr: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam” Vol. 2 N0.2 Desember 2021.
Morrison. Demorest, Lost In Translation: An Enculturation Effect In Music Memory Performance (Los Angeles: University of California, 2007).
Mufarrikhah. Dewi, “Komunikasi Antarbudaya Pada Proses Enkulturasi Mahasiswa Turki di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta” (Skripsi UIN Syarif Hidayatullah, 2016).
Mufid. Ahmad Syafii, Tangklukan, Abangan, dan Tarekat (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2006).
Paursen. Van, Strategi Kebudayaan (Yogyakarta: Kanisius, 1976).
Poole. Peter, Politics and Society in Southeast Asia, (McFarland, 2009).
Purwadi, Pranata Sosial jawa (Yogyakarta: Cipta Karya, 2007).
Ricklefs, Mystic Synthesis in Java, A History of Islamization from the Fourteenth to The Early Nineteenth Centuries (East Bridge, 2006).
Sanjaya. Firda, “Ritual Cok Baka Petani Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro dalam Pandangan Akidah Islam”, (Skripsi UIN Sunan Ampel Surabaya 2019).
Satoto. Budiono Heru, Simbolisme dalam Budaya Jawa (Yogyakarta: Graha Widya, 2001).
Setya. Joko Tri, Ilmu Budaya Dasar (Jakarta: Rineka Cipta, 1991).
Spiro. Melford, “Postmodern Antrhopology, Subjectivity, and Science: A Modernist Critique” In Comparative Studies of Society and History (1996).
Suhada. Muhammad, Orang Jawa Memaknai Agama (Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2008).
Syukur. Amin dkk, Islam dan kebudayaan Jawa (Yogyakarta: Gama Media 2000).
Tristina. Asep Devi, “Sinkretisme Islam dalam Upacara Adat Masyarakat Kampung
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jauharul Habibi, Muhammad Elfat Ibrahim, Ahmad Ziyaul Haq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.