Teologi Konstruktif: Peleburan Teologi Kesehatan dan Sains di Era Post-Pandemi
Keywords:
Integrasi, Teologi Kesehatan, Prinsip sainsAbstract
Secara konseptual Islam memiliki prinsip menjaga kesehatan. Prinsip tersebut jika dikembangkan dapat menjadi kerangka awal dari apa yang disebut dengan teologi kesehatan. Jika teologi klasik berpusat pada persoalan teosentris, maka teologi kesehatan menjawab persoalan kesehatan melalui paradigma agama sehingga teologi lepas dari nuansa teosentris dan masuk wilayah antroposentris-fungsional. Konsep tersebut patut dibangun karena di tengah pandemi terjadi banyak kesalahpahaman, terutama dari kalangan umat beragama. Riset ini menggunakan pendekatan integrasi-interkoneksi agama-sains Amin Abdullah. Temuan riset ini menunjukkan Islam memiliki konsep sentral tentang kesehatan yang dapat menjadi prinsip umum dan melebur dengan sains dalam menyikapi pandemi. Prinsip tersebut antara lain menjaga kebersihan, bersuci dari kotoran, menjaga pola makan bergizi. Namun prinsip tersebut perlu diterjemahkan menjadi konsep yang lebih aplikatif sehingga dapat menjadi prinsip umum menangani pandemi. Karena itu, nilai universal tersebut harus berada—atau minimal berdampingan—dengan penerapan protokol kesehatan, vaksinasi, dan skema penangan pandemi lain. Dengan demikian teologi kesehatan dapat mewujud dan mengatasi masalah sehari-hari.
Downloads
References
Abdullah, M. Amin. “Mendialogkan Nalar Agama dan Sains Di Tengah Pandemi COVID-19.” Maarif Institute 15, no. 01 (Juni 2020).
Ahmad Salehudin, Abdul Mustaqim, Ahmad Baidowi, Nurul Hak, Saifuddin Zuhryi Qudsy, dan Mukhammad Hubbab Nauval. Teologi Kesehatan Pesantren: Strategi Pesantren Menghadapi Pandemi Covid-19. Yogyakarta: SUKA-Press, 2021.
Ajeng Tejomukti, Ratna. “Tanpa Izin, Jamaah Tabligh Tetap Gelar Ijtima’ Dunia di Gowa.” Republika.co.id, 18 Maret 2020. https://www.republika.co.id/berita/q7e4lx327/tanpa-izin-jamaah-tabligh-tetap-gelar-ijtima-dunia-di-gowa.
Al-’Asqalani, Ibn Hajar. Badhl al-Ma’un fi Fadl al-Ta’un. Riyad: Dar al-’A
Alfisyah, Mas Rifqiyah Maulana, dan Saifiddaulah Shofiyullah. “Fenomena Bias Kognitif di Tengah Pandemi: Kampanye Patriotisme Perspektif Islam Dalam Mengatasi Covidiot.” Dalam Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, 2022.
Anis, Farida, dan Priyo Handoko. “Normative and Islamic Theology on the Enforcement of COVID-19 Health Protocol Indonesia.” HTS Teologiese Studies 77, no. 03 (2021).
Antara. “Kasus Konser Dangdut Selama Pandemi, Wakil Ketua DPRD Tegal Divonis 6 Bulan Bui.” Tempo.co, 13 Januari 2021.
Astutik, Yuni. “Survei: Masih Banyak Orang Indonesia Tak Takut COVID-19.” CNBC Indonesia, 21 Februari 2021. https://www.cnbcindonesia.com/news/20210221155129-4-224985/survei-masih-banyak-orang-indonesia-tak-takut-covid-19.
Barbour, Ian G. When science meets religion. 1st ed. San Francisco: Harper San Francisco, 2000.
Barbour, Ian G., dan Ian G. Barbour. Religion and science: historical and contemporary issues. 1st HarperCollins rev. ed. San Francisco: HarperSanFrancisco, 1997.
Beyerlein, Kraig, David Nirenberg, dan Genevieve Zubrzycki. “Theodicy and Crisis: Explaining Variation in U.S. Belivers’ Faith Response to the COVID-19 Pandemic.” Sociology of Religion 82, no. 04 (2021).
Burhani, Ahmad Najib. “Comparing Tablighi Jamaat and Muhammadiyah Responses to COVID-19.” ISEAS 07, no. 2020 (2020): 10.
Chu, Haoran, Shupei Yuan, dan Sixiao Liu. “Call them COVIDiots: Exploring the effects of aggressive communication style and psychological distance in the communication of COVID-19.” Public Understanding of Science 30, no. 3 (2021): 240–57. https://doi.org/10.1177/0963662521989191.
CNN. “Kerumunan Waterboom Cikarang, Pengelola Didiga Langgar Prokes.” CNN Indonesia, 12 Januari 2021. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210112165738-12-592759/kerumunan-waterboom-cikarang-pengelola-diduga-langgar-prokes.
Cook, Peta S., Cassie Currier, Susan Banks, Barbara Barbosa Nevers, Maho Omori, Annetta H. Mallon, dan Jack Lam. “Ageism And Risk During The Coronavirus Pandemic.” Dalam The COVID-19 Crisis: Social Perspectives. New York: Routledge, 2021.
Ghofarrozin, Abdul, dan Nurul Jannah Tutik. “Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU dan Penerapan Protokol Kesehatan di Pesantren Pada Masa Pandemi.” Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy 02, no. 01 (April 2021).
Haught, John F. Science and religion: from conflict to conversation. New York: Paulist Press, 1995.
Hilmy, Masdar. Islam profetik: substansiasi nilai-nilai agama dalam ruang publik. Yogyakarta: Impulse : Penerbit Kanisius, 2008.
Ibn Kathir, Abu al-Fida’. Tafsir al-Qur’an al-’Azim. Vol. 1. Misr: Dar al-Tayyibah, 1999.
———. Tafsir al-Qur’an al-’Azim. Vol. 3. Misr: Dar al-Tayyibah, 1999.
Jones, Pauline, dan Anil Menon. “Trust in Religious Leaders and Voluntary Compliance: Lessons From Social Distancing During COVID-19 in Central Asia.” Journal For The Scientific Study of Religion 61, no. 3 (15 September 2022).
Jr, Gary J. Alder, Selena E Ortiz, Eric Plutzer, Damon Mayrl, Jonathan S Coley, dan Rebecca Sager. “Religion At The Frontline: How Religion Influenced The Response of Local Goverment Officials to the COVID-19 Pandemic.” Sociology of Religion 82, no. 04 (Agustus 2021).
Kuhn, Thomas S., dan Ian Hacking. The structure of scientific revolutions. Fourth edition. Chicago ; London: The University of Chicago Press, 2012.
Kurniawan, Andy Panca, Dandhy Laksono, dan M. Iqbal Ahnaf. Agama Dalam Karantina, 2021. https://www.youtube.com/watch?v=DDYO2MBvL4c.
Lim, Bryan. “Covidiots and the clamour of the virus-as-question some reflections on biomedical culture, futurity and finitude.” Anthropology in Action 27, no. 2 (2020): 78–81. https://doi.org/10.3167/aia.2020.270212.
Maharani, Tsarina. “Kerumunan Selama Pandemi yang Berujung Pidana.” Kompas.com, Februari 2021. https://nasional.kompas.com/read/2021/03/02/11231951/kerumunan-selama-pandemi-yang-berujung-pidana.
Maulana, Abdulllah Muslich Rizal Maulana, M. Kharis Majid, Tony Ilham Prayogo, dan Tistigar Sansayto. “Covidiot di Masyarakat Post-Truth: Dari Anti-Otoritarianisme ke Anti-Religiusitas.” Jurnal Pemikiran Sosiologi 08, no. 01 (2021).
MUI. “Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situasi Terjadi Wabah COVI-19,” t.t.
Piliang, Yasraf Amir. Dunia Yang Berlari: Dromologi, Implosi, Fantasmagoria. Yogyakarta: Aurora, 2017.
Rosid Abdullah, Aminol. Teologi Islam: Memahami Ilmu Kalam dari Era Klasik Hingga Kontemporer. Malang: Literasi Nusantara, 2021.
Ro’uf, Abdul Mukti. Kritik Nalar Arab Muhammad ’Abid Al-Jabiri. Yogyakarta: LKiS, 2018.
Saputri, Maya. “Berkas Kasus Rizieq Shihab di Petamburan Dinyatakan Lengkap Baca selengkapnya di artikel ‘Berkas Kasus Rizieq Shihab di Petamburan Dinyatakan Lengkap.’” Tirto.id, 2021. https://tirto.id/berkas-kasus-rizieq-shihab-di-petamburan-dinyatakan-lengkap-f93e.
“Satu Tahun COVID-19: Sikap dan Perilaku Warga Terhadap Vaksin.” Jakarta: Saiful Mujani Research & Consulting, Maret 2021.
Setiawan, Riyan. “Rizieq Divonis Denda Rp20 Juta atas Kasus Kerumunan Megamendung.” Tirto.id, 2021. https://tirto.id/rizieq-divonis-denda-rp20-juta-atas-kasus-kerumunan-megamendung-gglU.
Shaukani, Muhammad bin ’Ali al-. Fath al-Qadir. Vol. 2. Beirut: Dar al-Kalam al-Tayyib, 1990.
———. Fath al-Qadir. Vol. 4. Beirut: Dar al-Kalam al-Tayyib, 1990.
Shihab, M. Quraish. Tasir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an. Vol. 1. Jakarta: Lentera Hati, 2005.
———. Tasir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an. Vol. 3. Jakarta: Lentera Hati, 2005.
———. Tasir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur’an. Vol. 5. Jakarta: Lentera Hati, 2005.
Sugihartati, Rahma. Perkembangan Masyarakat Informasi & Teori Sosial Kontemporer. Jakarta: Kencana, 2014.
Zuhaili, Wahbah bin Mustafa al-. al-Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj. Vol. 2. Dimshaq: Dar al-Fikr al-Mu’asir, 1997.
———. al-Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj. Vol. 6. Dimshaq: Dar al-Fikr al-Mu’asir, 1997.
———. al-Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj. Vol. 11. Dimshaq: Dar al-Fikr al-Mu’asir, 1997.
———. al-Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj. Vol. 8. Dimshaq: Dar al-Fikr al-Mu’asir, 1997.
———. al-Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj. Vol. 19. Dimshaq: Dar al-Fikr al-Mu’asir, 1997.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Lutfi, Rijal Mumazziq Z

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.